melatih anak tidak pakai popok

Kapan harus melatih anak tidak pakai pampers lagi?

Pertanyaan menarik, kapan saat yang tepat melatih anak untuk mandiri dalam urusan buang ari (toilet training). Kunci utama keberhasilan adalh ketika anak mampu melepas pakaiannya sendiri. Bila itu sudah bisa ia lakukan, sudah saatnya kita melatihnya untuk buang air sendiri di kamar mandi. Jadi tidak lagi dibutuhkan pampers.

anak lepas pampers popok tidak pakai

Ketika dia benar-benar menggunakan toilet independen (yang adalah apa yang seharusnya berarti istilah toilet pelatihan), anak Anda mampu untuk berpakaian dan menanggalkan pakaian sendiri. Alasan utama untuk beralih dari popok celana pelatihan adalah karena anak Anda tidak dapat menghapus popok nya sendiri. Jadi menjaga dalam popok hingga Anda dapat melihat tanda-tanda (seperti melelahkan, dengusan atau memegang alat kelamin nya) bahwa dia adalah tentang untuk pergi.

Tidak beralih ke pakaian sampai dia dilatih toilet. Karena pakaian benar-benar tidak dapat menahan atau menyerap limbah anak-anak, beralih anak ke pakaian sebagai cara untuk memaksa dia menjadi dilatih toilet adalah sering kesalahan.

Menulis memerlukan keterampilan yang sangat kompleks seperti integrasi visual motorik, kognitif dan perceptual , serta sensitifitas kinesthetik dan taktil (Maeland dalam Santoso, 2005 : 1). Profesiensi menulis memerlukan maturasi dan integrasi keterampilan tersebut termasuk kemampuan merencanakan gerak ( motoric planning ), hubungan ruang dan jarak, serta elemen kekutan otot tangan untuk mengerjakan aktivitas menulis (Conhil & Case Smith, Maeland dalam Santoso, 2005 : 1). Identifikasi komponen yang mendasari ketampilan menulis sangat diperlukan untuk mengetahui defisit yang dialami anak sehingga terapis dapat menentukan teknik dan strategi pembelajaran menulis yang sesuai dengan problem yang dihadapi anak. Beberapa uraian diatas, penulis tertarik untuk meneliti anak penyandang down syndrome dengan judul “MELATIH MOTORIK ANAK DOWN SYNDROME DENGAN METODE PERSIAPAN MENULIS DI TK PERMATA BUNDA SURAKARTA”.